Mungkin kau sudah lelah
Berjalan ke segala arah
Dari keluh yang jauh
Dari sesal yang kekal
Sayang, seorang perempuan
Menunggumu pulang
Ke rumah yang lekang
Arsip Blog
Pengikut
Entri Populer
-
KEBUN MAWAR DAN KEINDAHANNYA Samarang, Garut. Jawa Barat Oleh : Royhanatul Fauziah Hai.. Apa kabar..?? udah lama nih ga nge’blo...
-
sepi bagaikan api dan kau adalah bara yang menambah gersang kesepianku yang malang Agustus 2013
-
angin yang berhembus menambah semarak lambai mawar-mawar di taman dan biarlah duri itu tetap pada tangkainya, sayang karena aku kelopak m...
-
PERPISAHAN Oleh : Royhanatul Fauziah Setiap kali aku melewati dermaga itu, aku selalu teringat pada wajahmu yang selalu berpeluh,...
-
KARMA Oleh : Royhanatul Fauziah Jujur saja, malam ini aku seperti ditikam kenangan. Entah kenapa tiba-tiba saja aku teringat waja...
-
PERCAKAPAN MALAM Kita saling menunggu, diantara dinginnya malam Di jarak yang hanya dipisahkan deretan rumah dan gedung-gedung kota ...
-
JEJAK LUKA Oleh : Royhanatul Fauziah Di suatu sore yang kemuning, cahaya matahari senja merambat masuk lewat kaca jendela yang se...
Writer
Label
Jumlah Penayangan Blog CATATAN ANGIN
Jumat, 22 April 2016
Tentang Pulang
Sepi Menanti [CURHAT]
Kadang suka lupa tadi malam aku tidur atau hanya termenung?
Yang aku ingat, setiap mau tidur selalu berharap ketika aku bangun ada seseorang di sampingku sedang membaca buku atau menulis sesuatu, seseorang yang membelai rambutku, memberi pelukan.
Setidaknya seseorang yang tidak pernah membiarkanku sendirian, meski hanya dalam sebuah pesan singkat.
Karena sebenarnya aku tidak ingin sendirian.
Tapi ketika kudapati bahwa di kamar ini hanya ada aku, handphone, dan kamar yang sunyi, rasanya aku ingin kembali tidur saja, dan tidak pernah bangun lagi.
Sebab kenyataan selalu meninggalkanku.
Aku merasa tak punya siapa-siapa. Dari sekian triliyun juta jiwa di dunia, dari sekian ratus juta jiwa di indonesia, atau dari sepuluh orang di sekitarku, adakah satu orang saja yang memahamiku? Memahami isi kepalaku?
Rabu, 20 April 2016
Aku Ingin Menulis Puisi [CURHAT]
Jangan memintaku untuk menjadi orang lain.
Aku suka puisi, dan tidak akan pernah berhenti menulis puisi.
Jika bukan puisi, lalu kau ingin aku menulis apa?
"hujan nih, hujannya deras banget, alhamdulillah hujan, dll".
Tapi aku tidak mau, aku akan menulis bahwa "hujan adalah air mata yang jatuh ketika rindu", atau "memandang hujan seperti berkaca pd kenangan".
Orang2 bisa menulis
"sepi nih ga ada temen, sepi di rmh ga ada siapa2, sepi stlh ditinggal pacar, dll"
TIDAK, aku tidak akan pernah menulis yg seperti itu, aku akan menulis "kesepian yang ganjil, mungkin kau harus disini menggenapkan semuanya", atau seperti kata penyair WS. Rendra, "Sepi menjadi kaca".
Selasa, 15 Maret 2016
Sakura
Sakura
Sapardi Djoko Damono
Ketika hari tiba dan mengambil segala yang kau yakini milikmu, kau memang tak merasa perlu tahu bahwa aku bukan bagianmu
Bahwa akhirnya semua itu hanya merupakan deretan huruf panjang yang tidak mungkin tertangkap dalam buku-buku tebal yang sering berserakan di kamarmu
Kau bukan pangeran yang dipaksa mencintai seorang perempuan dengan sebilah keris
Bukan pangeran yang kemudian tertelungkup di hadapan Angreni
Dan kita adalah sakura yang gugur sebelum musim selesai, tak terlacak pula
SDD
Selasa, 08 Maret 2016
Bahagia dan Sedih
Katanya, seseorang yang paling mungkin membuatmu menangis adalah seseorang yang paling sering membuatmu bahagia. Dan itu benar.
Seperti kata Rendra, ..mencintaimu adalah bahagia dan sedih..
Maka aku mencintaimu, bukan hanya dengan kebahagiaan, bahkan tangisku pun mencintaimu. Dan itu tidak bisa dilepaskan.
Apapun yang aku rasakan, kamu satu, yang aku cintai.
Kahlil Gibran berkata, ..tidak ada cinta tanpa air mata..
Maka kamu jangan memintaku untuk tidak menangis.
Sebab, aku menangis karena aku merasa bahwa cinta itu ada dalam diriku, yang hanya satu, untukmu.
Senin, 01 Februari 2016
Menulis Perasaan
Sebenarnya saya tidak biasa menulis sesuatu yang bahagia. Jadi, ketika saya bahagia, saya lebih ke tidak menulis apa-apa. Tapi ketika saya bersedih, saya pasti akan menuliskannya, entah itu dalam bentuk puisi atau cerpen.
Jadi tidak sedikit orang yang menganggap kalau saya orang yang selalu bersedih/ galau, sebab mereka menilai dari tulisan-tulisan saya. Padahal kenyataannya, saya orang yang cukup ceria, dan sering bahagia. Hanya saja tidak pernah saya tuliskan kebahagiaan itu.
Jadi, untuk saat ini saya hanya menulis ketika saya bersedih.
Karena bagi saya, menulis kesedihan itu lebih mudah daripada menulis kebahagiaan. Entah kenapa.
Jumat, 29 Januari 2016
Yang Mengingatkanku Pada Kenangan
Setiap hari selalu ada yang mengingatkanku pada kenangan. Seperti pemberitahuan dari facebook. Katanya, "Anda memiliki kenangan untuk dilihat kembali hari ini".
Jadi bagaimana mungkin aku akan lupa.
Ketika aku membacanya (status-status facebook 1,2,3 tahun kebelakang) tentu saja saat itu aku membaca masa lalu kita.
Tapi tak apa, aku tidak lagi sakit hati, malah aku tertawa membacanya.
Aku juga bahagia, karena diingatkan kembali pada kenangan yang bahagia.
Dan kau tahu, semua kenangan itu berbentuk puisi yang kutulis seperti catatan-catatan kecil.
Aku jadi tersadar, selama hampir 1460 hari yang sudah kita lewati ini, puisi-puisi yang aku tulis mungkin sudah lebih dari seratus, barangkali itu masih sedikit.
Tapi itu semua tentang kamu.
Semua kenangan itu adalah kamu.
Dan aku masih akan selalu mencintaimu, dulu, hari ini, esok, dan seterusnya.
Sabtu, 16 Januari 2016
Purnama
Aku ada. Aku telah menuliskan puisi.
Untuk menjawab segala ragu, tentang janji yang
menjelma tanda tanya di kepalamu.
Adakah kau membacanya, wahai purnama?
Dari seribu macam rindu, ini yang paling menyiksa.
Barangkali, kita tidak akan pernah bertemu kembali.
Selamat tinggal, purnama.
Sabtu, 02 Januari 2016
Maaf II
Maaf,
Untuk sekumpulan sesal
Yang sesak,
Yang tak terucap
Pada dinding-dinding hati kita yang sunyi
Pada jalan-jalan kita yang membatu
Dan mungkin, sudah terlampau jauh
Tapi kita mesti berhenti
Menyudahi segala langkah
Di jalan tak bernama itu
Seperti cinta kita
Maaf,
Kita harus berpisah di persimpangan ini


